Can You Touch Me..??
Liburan akhir semester akhirnya datang juga
kami sekeluarga berencana untuk pergi ke desa ibuku yang berada di
Jogjakarta,dan menginap di sana selama 5 hari,kami berangkat pukul 6 am,tapi
liburan kali ini membawa sebuah bencana bagiku,ketika kami baru saja
meninggalkan daerah jawa timur,sebuah truk tiba-tiba menghantam mobil
keluargaku dari arah yang berlawanan,mobil kami terseret beberapa meter dari
tempat semula,ketika mobil sudah berhenti aku keluar dari mobil karena aku merasa
di dalam mobil tempatnya sangat sempit,ketika aku sudah keluar dari mobil nasib
naas menimpaku,sebuah mobil box menghantam tubuhku dan membuat tubuhku terpental
jauh dari mobil keluargaku. Ketika aku sadar,aku sudah berasa di sebuah alam
yang penuh dengan tanaman dan kupu-kupu yang terbang kesana kemari
“dimana aku?” tanyaku sambil memegang
kepalaku
“kau berada di rumahku” jawab seorang
perempuan sambil berjalan menghampiriku
“siapa kau ?” tanyaku dengan suara lirih
“kau tidak perlu tau siapa aku,yang jelas
kau akan mengalami perubahan dalam tubuhmu,kalung yang saat itu aku berikan
kini sudah pecah setelah kejadian itu,akibatnya akan berdampak pada tubuhmu,aku
harap kau tetap sabar” setelah mendengar penjelasannya mataku tidak dapat
melihatnya dengan jelas lagi,sesaat kemudian aku terbangun di sebuah ruangan
yang penuh denga warna putih,apakah aku
di rumah sakit? Mama menghampiriku lalu memelukku,sedangkan papa hanya diam
dan melihatku saja,ada apa dengannya?, aku
melihat kearah kakakku,dan dia juga melakukan hal yang sama. Aku berusaha
bertanya pada papa dan dan kakakku tapi aku tidak bisa mengeluarkan suaraku
sama sekali.
“sudahlah sayang kamu jangan terlalu banyak
bergerak” kata mama,itu adalah kata terakhir yang aku dengar sebelum aku tidak
sadarkan diri lagi. Beberapa bulan berlalu dengan hal yang berbeda dari
sebelumnya,aku home schooling dan orang tuaku tidak memperbolehkanku keluar
rumah,kalian tau apa yang terjadi padaku setelah kecelakaan itu?,ini berada
jauh dari akal sehat manusia tapi..,aku tampak namun seperti tak ada,kakakku dan papa juga pembantu dan supir
dirumahku tidak bisa menyentuhku kecuali mama,entah apa yang terjadi aku juga
tidak tau,aku menangis setiap waktu karena mereka tidak bisa melihat air
mataku,namun aku bisa memakai baju dan juga barang lainnya,orang-orang juga
bisa melihatku..hanya saja mereka belum tentu bisa menyentuhku. Ini adalah
pertama kalinya aku masuk kesekolah,aku memakai seragam dan juga berangkat
kesekolah diantar supir yang ada di rumahku,aku masuk pada pertengahan semester
dan beberapa bulan kedepan aku akan naik ke kelas sepuluh,yaa mungkin kalian
sudah bisa menebak kalau aku sekarang duduk di kelas sembilan. Dan itu benar.
di sekolah beberapa anak menabrakku namun aku tidak peduli toh,tidak akan ada yang
menabrakku,beberapa dari anak juga melihatku dengan aneh ditambah mereka
berbisik ketika aku lewat,apa mereka
sudah tau?.itu adalah kata-kata yang sering aku ucapkan di dalam hatiku.
aku bersekolah sama seperti kalian,namun sedikit berbeda disini.
Singkat
cerita,sekarang aku hampir memasuki bulan Agustus,dan bulan September aku akan
ujian nasional. aku juga sama seperti kalian memiliki teman dan juga sahabat
yang menyayangiku,ada dimas,ella,kiki dan juga farhan. Untuk refresing sebelum
ujian kami memutuskan untuk pergi ke tugu pahlawan,kami kesana menaiki sepeda
motor,tapi di tengah perjalanan ini tidak semulus yang ku harapkan,sepeda motor
yang aku tumpangi bersama dimas mengalami kecelakaan,samar-samar aku melihat
dimas terluka cukup parah dan..tunggu seseorang mengangkatku,membawaku menuju
mobil ambulans,tidak..tidak mungkin. Ketika aku terbangun dirumah sakit
kepalaku terasa berdenyut keras,aku melihat orangtuaku menangis,juga kak tara.
Tapi kenapa kak tara bisa menyentuhku,mereka semua juga menangisiku begitu juga
dimas dan lainnya
“adek sudah sadar?” tanya kak tara,aku hanya
mengangguk
“can you touch me?” tanyaku
“yes,now…I can touch you” setelah mendengar
jawaban dari kak tara semuanya berubah menjadi gelap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar